Загрузка...

ALASAN POLISI HANYA AUTOPSI SATU KORBAN TEWAS GLAMPING TEMANGGUNG, SINGGUNG KONDISI FISIK

Pihak kepolisian akan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab satu keluarga yang tewas saat glamping di Temanggung.

Dari empat orang anggota keluarga, polisi hanya akan melakukan autopsi terhadap Alvino Evan Hakim (16).

Adapaun alasan polisi hanya mengautopsi Alvino adalah karena kondisi fisiknya yang dinilai lebih prima dibanding kedua orang tua dan kakaknya yang turut meninggal dunia.

Langkah otopsi tersebut dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban dalam insiden yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan, otopsi dilakukan terhadap Alvino karena dianggap memiliki kondisi fisik paling prima dibanding korban lainnya.

"Korban AEH dipilih karena dianggap paling sehat dan merupakan seorang atlet," kata Komang, dikutip dari Antara, Jumat (29/5/2026).

Menurut dia, hasil otopsi lengkap masih menunggu pemeriksaan Bidang Kedokteran dan Kesehatan serta Direktorat Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah.

Polisi memperkirakan hasil pemeriksaan tersebut akan keluar dalam dua hingga lima hari ke depan.

Hasil pemeriksaan awal tim dokter forensik mengarah pada dua dugaan penyebab kematian korban.

"Dugaan sementara ada dua, yakni keracunan makanan dan keracunan gas hasil pembakaran," ujar Komang.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti untuk diperiksa lebih lanjut.

Barang bukti tersebut meliputi telepon seluler, kamera, kompor gas portabel, tungku pembakaran briket, hingga sisa makanan berupa daging, sosis, sayuran, dan nasi putih.

Selain itu, polisi menemukan pintu tenda serta ventilasi di sisi kiri dan kanan dalam kondisi tertutup rapat saat korban ditemukan.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, satu keluarga tersebut diketahui sempat melakukan aktivitas membakar makanan atau barbeque di malam hari sebelum mereka beristirahat. Karena kondisi cuaca di kawasan wisata alam Posong Temanggung tergolong dingin, seluruh pintu dan ventilasi tenda ditutup rapat.

Sifat tenda yang kedap air dan kedap udara diduga membuat asap hasil pembakaran briket dan kompor gas portable terperangkap di dalam ruang tempat mereka tidur. “Satu keluarga ini melaksanakan bakar-bakar atau barbeque tepat di mulut tenda atau kita sering sebut di terasnya,” papar Komang.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti di dekat tenda korban. Barang bukti tersebut berupa satu set kompor gas portabel dan satu tungku berbahan tanah liat untuk membakar briket.

#glamping #posong #wisata #keracunan #gas #barbeque #tenda #meninggaldunia #jawatengah #temanggung #yogyakarta #indonesia #autopsi

#beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia

Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/
Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topic/berita-video

Program: -
Host: -
Editor Video: kia
Uploader: -

Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

Follow us:

Instagram: https://www.instagram.com/tribunsingkawangofficial/
Facebook: https://www.facebook.com/tribunsingkawangupdate
Twitter: https://twitter.com/tribunpontianak
TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunsingkawang

Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.

Видео ALASAN POLISI HANYA AUTOPSI SATU KORBAN TEWAS GLAMPING TEMANGGUNG, SINGGUNG KONDISI FISIK канала Tribun Singkawang
Яндекс.Метрика
Все заметки Новая заметка Страницу в заметки
Страницу в закладки Мои закладки
На информационно-развлекательном портале SALDA.WS применяются cookie-файлы. Нажимая кнопку Принять, вы подтверждаете свое согласие на их использование.
О CookiesНапомнить позжеПринять