Загрузка...

Nilai Bisnis di Balik Keamanan Siber #Cybersecurity #BusinessValue #RiskAssessment #ROI #BVA

Support: https://saweria.co/DigitalTrends
Source : https://sfl.gl/6IV8

Redefinisi Nilai Siber: Mengapa Dampak Bisnis Harus Memimpin Percakapan KeamananMengapa Pendekatan Lama Sudah Tidak RelevanTim keamanan siber kini menghadapi tuntutan yang semakin tinggi: lebih banyak alat, data, dan ekspektasi dari manajemen. Meski anggaran keamanan terus meningkat, para eksekutif tetap mempertanyakan: “Apa dampak nyata investasi ini bagi bisnis?” Biasanya, CISO membalas dengan laporan jumlah kontrol atau kerentanan yang diperbaiki, namun hal ini tidak menjawab pertanyaan utama: berapa potensi kerugian bisnis jika terjadi pelanggaran, dan bagaimana investasi keamanan benar-benar mengurangi risiko tersebut1.Keterbatasan Metrik Keamanan TradisionalMetrik seperti jumlah CVE yang diperbaiki atau tingkat patching hanya menunjukkan aktivitas, bukan dampak nyata pada bisnis.Metrik ini gagal menggambarkan bagaimana kelemahan teknis bisa saling terhubung dan dieksploitasi penyerang untuk mencapai aset kritis.Mereka juga tidak mengukur konsekuensi finansial secara spesifik, padahal biaya pelanggaran data kini rata-rata mencapai $4,88 juta, termasuk kerugian operasional, downtime, dan hilangnya kepercayaan pelanggan1.Business Value Assessment (BVA): Model Baru yang DibutuhkanBVA adalah pendekatan yang menghubungkan eksposur keamanan dengan dampak finansial dan operasional secara nyata. Dengan BVA, organisasi dapat:Memproyeksikan biaya pelanggaran berdasarkan profil risiko aktual, bukan hanya data historis.Menghubungkan data teknis dengan nilai bisnis, sehingga keputusan keamanan bisa didukung dengan argumen finansial yang kuat.Mengukur dampak keamanan dalam tiga aspek utama:Cost Avoidance: Estimasi kerugian yang bisa dihindari jika risiko tertentu diperbaiki.Cost Reduction: Identifikasi area di mana upaya keamanan bisa mengurangi pengeluaran, misal dengan otomatisasi atau efisiensi proses.Efficiency Gains: Penghematan waktu dan sumber daya melalui prioritas yang lebih baik dan otomatisasi1.Dampak Penundaan dan KetidakaktifanSetiap hari penundaan dalam menangani risiko meningkatkan potensi kerugian. Rata-rata insiden yang melibatkan identitas atau data tersembunyi membutuhkan lebih dari 290 hari untuk dikendalikan, menyebabkan kerugian pendapatan, gangguan operasional, dan kerusakan reputasi jangka panjang. IBM mencatat bahwa 70% pelanggaran menyebabkan gangguan operasional besar, dan banyak di antaranya tidak pernah pulih sepenuhnya1.BVA membantu mengidentifikasi risiko yang paling berpotensi memperpanjang insiden dan menghitung biaya penundaan tersebut. Dengan demikian, organisasi dapat lebih mudah menjustifikasi investasi pada kontrol pencegahan, seperti otomatisasi dan AI, yang terbukti bisa menurunkan biaya pelanggaran hingga $2,2 juta1.Kesimpulan: Dari Pengeluaran ke StrategiBVA mengubah percakapan keamanan dari sekadar “berapa banyak yang sudah dikerjakan” menjadi “apa dampak nyata bagi bisnis.” Dengan model ini, tim keamanan, IT, dan keuangan dapat berbicara dalam bahasa yang sama: nilai bisnis. Ini membantu memastikan setiap keputusan didasarkan pada prioritas yang benar-benar penting bagi kelangsungan dan pertumbuhan organisasi, bukan sekadar aktivitas teknis1.Dengan demikian, keamanan siber tidak lagi dipandang sebagai penghambat, melainkan sebagai enabler yang memperkuat ketahanan dan nilai bisnis perusahaan.

#Cybersecurity #BusinessValue #RiskAssessment #ROI #BVA #CybersecurityMetrics #DataBreachCosts #ThreatModeling #CybersecurityStrategy #DigitalRiskManagement

Видео Nilai Bisnis di Balik Keamanan Siber #Cybersecurity #BusinessValue #RiskAssessment #ROI #BVA канала Digital Trends Report
Яндекс.Метрика
Все заметки Новая заметка Страницу в заметки
Страницу в закладки Мои закладки
На информационно-развлекательном портале SALDA.WS применяются cookie-файлы. Нажимая кнопку Принять, вы подтверждаете свое согласие на их использование.
О CookiesНапомнить позжеПринять