Загрузка...

Ujian Akhir Semester Teori Komunikasi Pasca Modern

Nama Anggota :
-Muhammad Reza Pahlevi
-Adai Teky Putra
-M. Aufa Ar-Rafif Hibban
-Dionysius Jason Mandova
Analisis Singkat :
Fenomena Citayam Fashion Week dapat dianalisis menggunakan pemikiran Michel Foucault melalui konsep kuasa (power), pengawasan (surveillance), dan normalisasi sosial. Awalnya, Citayam Fashion Week merupakan ruang ekspresi spontan remaja pinggiran Jakarta seperti Citayam, Bojonggede, dan Depok yang viral melalui TikTok dan Instagram. Namun setelah mendapat perhatian media dan publik, para remaja tersebut menjadi objek pengawasan sosial di ruang digital.

Dalam perspektif Foucault, kondisi ini mencerminkan konsep panopticon, yaitu situasi ketika individu merasa selalu diawasi sehingga akhirnya mengontrol perilakunya sendiri. Media sosial berfungsi sebagai alat pengawasan modern karena jutaan pengguna dapat menilai cara berpakaian, berbicara, hingga gaya hidup para remaja Citayam. Akibatnya, mereka menyesuaikan penampilan agar sesuai dengan standar yang dianggap “keren” atau diterima publik.

Selain itu, fenomena ini menunjukkan hubungan antara kuasa dan pengetahuan (power/knowledge). Media membentuk narasi bahwa Citayam Fashion Week adalah simbol kreativitas anak muda urban. Narasi tersebut kemudian diterima masyarakat sebagai “kebenaran sosial” atau regime of truth. Dalam konteks ini, media tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga membentuk standar identitas dan budaya populer.

Dengan demikian, Citayam Fashion Week bukan sekadar fenomena fashion, tetapi juga contoh bagaimana media sosial menjadi ruang produksi kuasa, identitas, dan pengawasan dalam komunikasi kontemporer.
Referensi :
Cindrakasih, R. (2022). Citayam Fashion Week Bentuk Artikulasi Globalisasi Kultural Dan Komunikasi Identitas Fashion Anak Muda. Jurnal Public Relations (J-PR), 3(2), 111-118.

Hakim, I. (2024). Citayam Fashion Week as the Cultural Identity of Jakarta’s Generation Z. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 9(2), 430-440.

Zubaidi, A. N. (2024). TikTok Effect: Study Of Citayam Fashion Week. Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 162-174.

Видео Ujian Akhir Semester Teori Komunikasi Pasca Modern канала reza
Яндекс.Метрика
Все заметки Новая заметка Страницу в заметки
Страницу в закладки Мои закладки
На информационно-развлекательном портале SALDA.WS применяются cookie-файлы. Нажимая кнопку Принять, вы подтверждаете свое согласие на их использование.
О CookiesНапомнить позжеПринять