Загрузка...

Megawati Mengaku Menangis Nonton Film Pesta Babi

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku bersedih melihat kondisi Indonesia hari ini setelah menonton film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita. Cerita itu dibagikan Megawati saat menjadi pembicara dalam forum National Policy Dialoguebertajuk Kedaulatan Kelautan Berbasis Kekayaan Hayati Kelautan: Orkestrasi Pengetahuan, Inovasi, dan Geopolitik dalam Ekonomi Biru Indonesia di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, pada Jumat, 22 Mei 2026.

Dalam forum itu, Megawati menyoroti berbagai persoalan lingkungan dan arah pembangunan nasional yang dinilai semakin menjauh dari semangat kedaulatan bangsa. Ia lantas mengkritik pendekatan ekstraktif dalam pengelolaan sumber daya alam.

Menurut dia, cara itu telah menyebabkan kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan pertanian, hingga mengabaikan hak masyarakat adat. Padahal, kata dia, penting untuk memberikan penghormatan terhadap hukum adat dan hak masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Saya kemarin menangis ketika melihat film Pesta Babi. Itu benar adanya. Sudah seberapa banyak hutan hanya dijadikan tanaman sawit, untuk apa? Di sana ada tradisi adat, ada hukum adat, ada hukum wilayah. Mereka minta dihargai, apakah salah?,” tutur dia sebagaimana dikutip laman UGM pada Minggu, 24 Mei 2026.

Menurut Megawati, sebagai bangsa yang besar, Indonesia memang harus memiliki kedaulatan pangan dan mampu mengelola sumber daya alam nasional secara mandiri. Tapi pembangunan nasional itu harus diarahkan pada keberlanjutan.

Menurut dia, konsep pembangunan semesta berencana perlu kembali dihidupkan untuk menjaga kesinambungan visi pembangunan bangsa. “Kalau presidennya berganti, jangan sampai arah pembangunannya ikut berubah semua. Kita harus punya pola pembangunan jangka panjang untuk masa depan bangsa,” ujarnya.

Adapun, film dokumenter Pesta Babi menggambarkan dampak ekspansi lahan dan industri terhadap hilangnya hutan adat, pangan tradisional, serta kedaulatan warga lokal di Papua.





Foto: tempo.co
Editor: Ridian Eka Saputra

Видео Megawati Mengaku Menangis Nonton Film Pesta Babi канала TV Tempo
Яндекс.Метрика
Все заметки Новая заметка Страницу в заметки
Страницу в закладки Мои закладки
На информационно-развлекательном портале SALDA.WS применяются cookie-файлы. Нажимая кнопку Принять, вы подтверждаете свое согласие на их использование.
О CookiesНапомнить позжеПринять