- Популярные видео
- Авто
- Видео-блоги
- ДТП, аварии
- Для маленьких
- Еда, напитки
- Животные
- Закон и право
- Знаменитости
- Игры
- Искусство
- Комедии
- Красота, мода
- Кулинария, рецепты
- Люди
- Мото
- Музыка
- Мультфильмы
- Наука, технологии
- Новости
- Образование
- Политика
- Праздники
- Приколы
- Природа
- Происшествия
- Путешествия
- Развлечения
- Ржач
- Семья
- Сериалы
- Спорт
- Стиль жизни
- ТВ передачи
- Танцы
- Технологии
- Товары
- Ужасы
- Фильмы
- Шоу-бизнес
- Юмор
Pensiun Universal dan Kesenjangan Skema Jaminan Sosial di Indonesia | Insider Insights #15
Indonesia sedang memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan—termasuk untuk pekerja rentan dan pekerja bukan penerima upah (BPU) di tingkat desa. Namun, bagaimana cara memastikan perluasan cakupan ini tidak berhenti pada perlindungan kecelakaan kerja saja, melainkan juga menguatkan perlindungan sepanjang daur hidup (life cycle), termasuk pensiun?
Dalam wawancara ini, Ippei Tsuruga (Social Protection Programme Manager, ILO Indonesia & Timor-Leste) membahas:
- Peran standar minimum jaminan sosial internasional (ILO Convention No. 102) sebagai panduan desain manfaat
- Dampak program perluasan kepesertaan BPU (termasuk program berbasis desa) terhadap cakupan JKK & JKM
- Mengapa perluasan cakupan perlu diikuti pembahasan pensiun dan manfaat lain yang belum tersedia dalam SJSN
- Dua skema yang dinilai masih belum terintegrasi dalam SJSN: maternity leave benefit dan sickness leave benefit
- Gagasan pensiun nasional (JPN) dan mekanisme kontribusi + keringanan bagi warga yang tidak mampu membayar
⏱️ Timestamps
00:00 – Standar minimum (ILO C102) sebagai panduan perlindungan sepanjang daur hidup
00:09 – Program desa untuk pekerja rentan: “1 Desa 100 Pekerja Rentan” (perluasan BPU)
00:38 – Bukti di data: kenaikan peserta aktif BPU JKK/JKM (2022–2023)
01:04 – Faktor pendorong: operasional BPJS, PERISAI, dan subsidi iuran
02:01 – Pertanyaan kunci: cukupkah memperluas JKK saja? Kenapa bukan pensiun juga?
03:03 – Kemajuan Indonesia 10 tahun terakhir (JP, JKP, perbaikan JKK/JKM)
03:55 – “Missing schemes”: Jaminan Istirahat Hamil & Jaminan Istirahat Sakit
05:31 – Gap SJSN vs standar minimum: Indonesia punya 7 dari 9 skema
07:08 – Contoh desain manfaat: beasiswa vs formula berbasis upah (40% untuk ahli waris)
12:25 – Usulan JPN (pensiun nasional): iuran wajib + mekanisme keringanan (waiver)
📌 Video ini merupakan bagian dari rangkaian diskusi ILO tentang perlindungan sosial, pekerjaan layak, dan pembangunan inklusif di Indonesia.
🎙️ Wawancara oleh: Kantor Berita Antara (Bagian 2)
🎙️ Tonton bagian 1 wawancara ini: https://www.youtube.com/watch?v=G44Vwqze7pI
Creator: Nadya Anjani ©ILO, Creative Commons CC BY 4.0
💬 Bagaimana pandangan Anda? Apakah prioritas perluasan perlindungan sosial ke depan sebaiknya menekankan cakupan (coverage), manfaat (benefits), atau keduanya?
#ILOIndonesia #PerlindunganSosial #JaminanSosial #BPJSKetenagakerjaan #Pensiun #SJSN #JKK #JKM #BPU
Creator: Nadya Anjani ©ILO, Creative Commons CC BY 4.0 #English
Видео Pensiun Universal dan Kesenjangan Skema Jaminan Sosial di Indonesia | Insider Insights #15 канала Ippei Tsuruga
Dalam wawancara ini, Ippei Tsuruga (Social Protection Programme Manager, ILO Indonesia & Timor-Leste) membahas:
- Peran standar minimum jaminan sosial internasional (ILO Convention No. 102) sebagai panduan desain manfaat
- Dampak program perluasan kepesertaan BPU (termasuk program berbasis desa) terhadap cakupan JKK & JKM
- Mengapa perluasan cakupan perlu diikuti pembahasan pensiun dan manfaat lain yang belum tersedia dalam SJSN
- Dua skema yang dinilai masih belum terintegrasi dalam SJSN: maternity leave benefit dan sickness leave benefit
- Gagasan pensiun nasional (JPN) dan mekanisme kontribusi + keringanan bagi warga yang tidak mampu membayar
⏱️ Timestamps
00:00 – Standar minimum (ILO C102) sebagai panduan perlindungan sepanjang daur hidup
00:09 – Program desa untuk pekerja rentan: “1 Desa 100 Pekerja Rentan” (perluasan BPU)
00:38 – Bukti di data: kenaikan peserta aktif BPU JKK/JKM (2022–2023)
01:04 – Faktor pendorong: operasional BPJS, PERISAI, dan subsidi iuran
02:01 – Pertanyaan kunci: cukupkah memperluas JKK saja? Kenapa bukan pensiun juga?
03:03 – Kemajuan Indonesia 10 tahun terakhir (JP, JKP, perbaikan JKK/JKM)
03:55 – “Missing schemes”: Jaminan Istirahat Hamil & Jaminan Istirahat Sakit
05:31 – Gap SJSN vs standar minimum: Indonesia punya 7 dari 9 skema
07:08 – Contoh desain manfaat: beasiswa vs formula berbasis upah (40% untuk ahli waris)
12:25 – Usulan JPN (pensiun nasional): iuran wajib + mekanisme keringanan (waiver)
📌 Video ini merupakan bagian dari rangkaian diskusi ILO tentang perlindungan sosial, pekerjaan layak, dan pembangunan inklusif di Indonesia.
🎙️ Wawancara oleh: Kantor Berita Antara (Bagian 2)
🎙️ Tonton bagian 1 wawancara ini: https://www.youtube.com/watch?v=G44Vwqze7pI
Creator: Nadya Anjani ©ILO, Creative Commons CC BY 4.0
💬 Bagaimana pandangan Anda? Apakah prioritas perluasan perlindungan sosial ke depan sebaiknya menekankan cakupan (coverage), manfaat (benefits), atau keduanya?
#ILOIndonesia #PerlindunganSosial #JaminanSosial #BPJSKetenagakerjaan #Pensiun #SJSN #JKK #JKM #BPU
Creator: Nadya Anjani ©ILO, Creative Commons CC BY 4.0 #English
Видео Pensiun Universal dan Kesenjangan Skema Jaminan Sosial di Indonesia | Insider Insights #15 канала Ippei Tsuruga
Комментарии отсутствуют
Информация о видео
22 декабря 2025 г. 16:00:54
00:16:02
Другие видео канала




















