Загрузка...

Makan Satu Nampan Berlima: Ketika Solidaritas Jalanan Mirip Jiwa Pesantren

Makan Satu Nampan Berlima: Ketika Solidaritas Jalanan Mirip Jiwa Pesantren

Ada sebuah pelajaran solidaritas yang luar biasa dari kerasnya kehidupan jalanan. Abdur Arsyad menceritakan bagaimana indahnya kebersamaan anak jalanan yang rela berbagi 3 bungkus nasi untuk dimakan ramai-ramai bersama seluruh anggota tongkrongan.

Mendengar kisah tersebut, Habib Ja'far langsung mengaitkannya dengan indahnya kehidupan di pesantren dan esensi dari konsep "Jemaah" dalam Islam. Mengapa dalam shalat berjamaah shaf kita harus dirapatkan? Tujuannya adalah agar rasa solidaritas, kedekatan, dan kepedulian itu tetap terjaga dan dibawa keluar, bahkan setelah kita melangkah meninggalkan masjid!

Yuk, petik nilai kehidupan yang luar biasa ini dan saksikan obrolan lengkapnya di channel SEBELUM BUMI HILANG.

📌 Tonton Video Aslinya di Sini:
https://www.youtube.com/watch?v=T5DcEccus08

Jangan lupa untuk Like, Comment, dan Subscribe agar tidak ketinggalan potongan konten penuh makna lainnya!

#AbdurArsyad #HabibJafar #SebelumBumiHilang #Solidaritas #KonsepJemaah #AnakPesantren #IndahnyaBerbagi #ShalatBerjamaah

Видео Makan Satu Nampan Berlima: Ketika Solidaritas Jalanan Mirip Jiwa Pesantren канала UNIX 3M
Яндекс.Метрика
Все заметки Новая заметка Страницу в заметки
Страницу в закладки Мои закладки
На информационно-развлекательном портале SALDA.WS применяются cookie-файлы. Нажимая кнопку Принять, вы подтверждаете свое согласие на их использование.
О CookiesНапомнить позжеПринять