Загрузка...

Jerman Kini Dipihak Iran, Sekutu Barat Retak Gegara Trump Kritik NATO, Bantu Serang AS di Hormuz

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menyatakan negaranya siap mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz, namun hanya setelah gencatan senjata tercapai.

Merz menegaskan, Jerman terus berupaya di berbagai jalur, meski dampak krisis terhadap harga energi global masih sulit dikendalikan.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik keras. Ia menuduh Merz keliru memahami isu Iran dan menyindir kondisi ekonomi Jerman.

Bentrokan ini mencerminkan retaknya hubungan antara Washington dan sekutu Eropa, di tengah ketegangan yang terus meningkat.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan kawasan Teluk memasuki babak baru.

Dalam pernyataannya, ia memuji apa yang disebut sebagai kegagalan Amerika Serikat, serta menegaskan masa depan kawasan tanpa campur tangan pihak luar.

Ia juga memperingatkan bahwa kekuatan asing tidak memiliki tempat di wilayah tersebut.

Ketegangan di sekitar Hormuz pun semakin kompleks, dengan rivalitas global yang kian terbuka di kawasan strategis dunia ini.

(Tribun-Video.com)

https://www.viory.video/en/videos/a3035_30042026/new-chapter-being-written-for-gulf-strait-of-hormuz-iran-s-supreme-leader-says-region-shares-common-destiny-away-from-outsiders-driven-by-greed-

Program: Tribun Video Update
Editor Video: Aura Dewi Arafuru
Uploader: Bintang Nur Rahman
#viory
#iran #israel #amerikaserikat #konfliktimurtengah #jerman #nato #kritikan #donaldtrump

Видео Jerman Kini Dipihak Iran, Sekutu Barat Retak Gegara Trump Kritik NATO, Bantu Serang AS di Hormuz канала Tribun Video
Яндекс.Метрика
Все заметки Новая заметка Страницу в заметки
Страницу в закладки Мои закладки
На информационно-развлекательном портале SALDA.WS применяются cookie-файлы. Нажимая кнопку Принять, вы подтверждаете свое согласие на их использование.
О CookiesНапомнить позжеПринять