Загрузка...

AS Cabut Blokade, Aktivitas Pelayaran Hormuz Pulih, Begini Penjelasan dari Pemerintah Iran

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Aktivitas pelayaran kembali terlihat di sekitar Pelabuhan Muttrah, Muscat, Oman, pada Jumat, setelah Selat Hormuz dibuka kembali untuk lalu lintas maritim menyusul kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.

Rekaman terbaru menunjukkan sejumlah kapal dan tanker minyak berlabuh di perairan dekat ibu kota Oman yang menghadap ke Laut Oman.

Aktivitas tersebut terjadi setelah Washington mengumumkan pencabutan blokade terhadap lalu lintas kapal menuju dan dari pelabuhan-pelabuhan Iran.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) pada Kamis mengonfirmasi bahwa blokade tersebut telah dicabut sesuai arahan Presiden Donald Trump.

Dalam pernyataannya, CENTCOM menegaskan bahwa pasukan Amerika Serikat tidak lagi menghalangi perjalanan kapal yang menuju maupun meninggalkan pelabuhan Iran.

"Seluruh upaya untuk menegakkan blokade militer Amerika telah dihentikan. Kapal-kapal perang besar kami akan tetap berada di kawasan guna memastikan seluruh ketentuan perjanjian dijalankan secara penuh dan efektif," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Di sisi lain, televisi Iran juga menayangkan rekaman yang memperlihatkan kapal-kapal kembali melintasi Selat Hormuz setelah jalur pelayaran strategis itu resmi dibuka kembali.

Otoritas Iran yang bertanggung jawab atas pengelolaan Selat Hormuz menyatakan bahwa selama 60 hari ke depan kapal-kapal tidak akan dikenakan biaya transit.

Pemerintah Iran juga berkomitmen menyediakan layanan keamanan, perlindungan lingkungan, serta jaminan asuransi yang terkait bagi kapal yang melintas.

Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Istana Versailles, Prancis, pada Rabu.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani dokumen yang sama di negaranya, sebelum Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif turut membubuhkan tanda tangan di Islamabad.

Memorandum yang terdiri dari 14 poin itu mengatur penghentian segera seluruh operasi militer di berbagai front konflik, termasuk di Lebanon.

Namun, Israel menegaskan bahwa mereka bukan pihak dalam perjanjian tersebut dan tetap melanjutkan serangan di wilayah Lebanon selatan.

Dalam kesepakatan tersebut, Iran berkomitmen membuka kembali jalur perdagangan melalui Selat Hormuz tanpa biaya selama 60 hari.

Sebagai imbalannya, Amerika Serikat menyetujui dimulainya proses pencabutan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran secara segera dan menargetkan penyelesaiannya dalam waktu 30 hari.

Dibukanya kembali Selat Hormuz menjadi perkembangan penting bagi perdagangan global karena jalur perairan ini merupakan salah satu rute utama pengiriman minyak dunia.

Normalisasi lalu lintas kapal di kawasan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan energi internasional serta mengurangi ketegangan di kawasan Timur Tengah.
https://www.viory.video/en/videos/a3070_19062026/strait-back-to-business-ships-and-tankers-off-oman-as-hormuz-reopens-to-traffic
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Anggraini Puspasari
Sumber: Viory
Uploader:

#SelatHormuz #HormuzReopens #IranAS #DonaldTrump #MasoudPezeshkian #CENTCOM #PelabuhanIran #MuttrahPort #Muscat #Oman #TimurTengah #PerdaganganGlobal #TankerMinyak #LaluLintasMaritim #EnergiDunia #MinyakDunia #Iran #AmerikaSerikat #MiddleEast #GlobalTrade #OilTanker #SeaTrade #HormuzStrait

Видео AS Cabut Blokade, Aktivitas Pelayaran Hormuz Pulih, Begini Penjelasan dari Pemerintah Iran канала Tribunnews
Яндекс.Метрика
Все заметки Новая заметка Страницу в заметки
Страницу в закладки Мои закладки
На информационно-развлекательном портале SALDA.WS применяются cookie-файлы. Нажимая кнопку Принять, вы подтверждаете свое согласие на их использование.
О CookiesНапомнить позжеПринять