- Популярные видео
- Авто
- Видео-блоги
- ДТП, аварии
- Для маленьких
- Еда, напитки
- Животные
- Закон и право
- Знаменитости
- Игры
- Искусство
- Комедии
- Красота, мода
- Кулинария, рецепты
- Люди
- Мото
- Музыка
- Мультфильмы
- Наука, технологии
- Новости
- Образование
- Политика
- Праздники
- Приколы
- Природа
- Происшествия
- Путешествия
- Развлечения
- Ржач
- Семья
- Сериалы
- Спорт
- Стиль жизни
- ТВ передачи
- Танцы
- Технологии
- Товары
- Ужасы
- Фильмы
- Шоу-бизнес
- Юмор
🔴CENTCOM Hentikan Blokade Laut Iran, Pengawasan Berlanjut di Tengah Ancaman Ranjau di Selat Hormuz
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Amerika Serikat (AS) melalui Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan telah mencabut blokade.
Blokade tersebut terhadap seluruh lalu lintas maritim yang menuju maupun keluar dari pelabuhan Iran dan wilayah pesisir.
Kebijakan tersebut disebut dilakukan atas perintah langsung Presiden AS Donald Trump.
Pernyataan itu disampaikan CENTCOM pada Kamis (18/6/2026).
Pasukan AS yang menegaskan bahwa tidak ada lagi hambatan terhadap kapal-kapal yang melintasi jalur laut di kawasan tersebut.
“Pasukan Amerika tidak menghalangi transit kapal ke atau dari pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman,” ujar CENTCOM dalam keterangan resminya.
Dalam pernyataan terpisah di platform X, CENTCOM kembali menegaskan bahwa blokade militer yang sebelumnya diberlakukan kini telah dihentikan sepenuhnya (19/6/2026).
“Pada hari ini, pasukan AS mencabut blokade pada seluruh lalu lintas maritim yang memasuki dan keluar dari pelabuhan Iran dan wilayah pesisir, sesuai dengan arahan Presiden,” tulis CENTCOM.
Meski demikian, pihak militer AS menyebut kapal-kapal Angkatan Laut mereka masih akan tetap berada di wilayah sekitar.
Hal itu untuk memastikan implementasi kesepakatan berjalan sesuai ketentuan.
“Seluruh upaya penegakan blokade militer AS telah berhenti. Kapal Angkatan Laut kami akan tetap berada di area umum untuk memastikan semua aspek perjanjian dipatuhi dengan penuh kekuatan dan efektivitas,” ujar CENTCOM.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan lanjutan atas kesepakatan yang tengah berjalan.
Termasuk memastikan tidak ada pelanggaran di wilayah perairan strategis tersebut.
Sementara itu, ancaman ranjau laut masih menjadi risiko besar yang membayangi wilayah tersebut.
The Times of Israel menyebut proses pembersihan ranjau di Selat Hormuz diperkirakan membutuhkan waktu panjang.
Diperkirakan dapat berlangsung antara 40 hingga 50 hari sebelum jalur pelayaran benar-benar dinilai aman.
Arus perdagangan minyak dunia pun dinilai masih dalam situasi tak menentu.
Menurut penilaian sejumlah pejabat keamanan maritim, operasi penyisiran ranjau tidak dapat dilakukan secara cepat karena melibatkan teknologi kompleks.
Termasuk penggunaan kapal penyapu ranjau dan drone bawah laut canggih.
Proses ini harus memastikan jalur benar-benar steril sebelum kapal dapat beroperasi.
Kepala Keselamatan dan Keamanan asosiasi pelayaran internasional BIMCO, Jakob Larsen, mengatakan risiko pelayaran saat ini masih sangat tinggi.
Kekhawatiran ini tidak hanya menyangkut keselamatan awak kapal, tetapi juga nilai ekonomi yang sangat besar dari kapal tanker dan muatan minyak yang diangkut.
(Tribun-Video.com)
https://english.alarabiya.net/News/middle-east/2026/06/18/us-military-has-lifted-iran-blockade-upon-orders-from-trump-centcom
https://www.tribunnews.com/internasional/7843672/bahaya-ranjau-laut-masih-intai-selat-hormuz-nasib-kapal-kargo-masih-abu-meski-iran-as-buka-blokade
Program: Hot Topic
Editor Video: Agilio OktoViasta
#Viory
Видео 🔴CENTCOM Hentikan Blokade Laut Iran, Pengawasan Berlanjut di Tengah Ancaman Ranjau di Selat Hormuz канала Tribunnews
TRIBUN-VIDEO.COM - Militer Amerika Serikat (AS) melalui Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan telah mencabut blokade.
Blokade tersebut terhadap seluruh lalu lintas maritim yang menuju maupun keluar dari pelabuhan Iran dan wilayah pesisir.
Kebijakan tersebut disebut dilakukan atas perintah langsung Presiden AS Donald Trump.
Pernyataan itu disampaikan CENTCOM pada Kamis (18/6/2026).
Pasukan AS yang menegaskan bahwa tidak ada lagi hambatan terhadap kapal-kapal yang melintasi jalur laut di kawasan tersebut.
“Pasukan Amerika tidak menghalangi transit kapal ke atau dari pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman,” ujar CENTCOM dalam keterangan resminya.
Dalam pernyataan terpisah di platform X, CENTCOM kembali menegaskan bahwa blokade militer yang sebelumnya diberlakukan kini telah dihentikan sepenuhnya (19/6/2026).
“Pada hari ini, pasukan AS mencabut blokade pada seluruh lalu lintas maritim yang memasuki dan keluar dari pelabuhan Iran dan wilayah pesisir, sesuai dengan arahan Presiden,” tulis CENTCOM.
Meski demikian, pihak militer AS menyebut kapal-kapal Angkatan Laut mereka masih akan tetap berada di wilayah sekitar.
Hal itu untuk memastikan implementasi kesepakatan berjalan sesuai ketentuan.
“Seluruh upaya penegakan blokade militer AS telah berhenti. Kapal Angkatan Laut kami akan tetap berada di area umum untuk memastikan semua aspek perjanjian dipatuhi dengan penuh kekuatan dan efektivitas,” ujar CENTCOM.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan lanjutan atas kesepakatan yang tengah berjalan.
Termasuk memastikan tidak ada pelanggaran di wilayah perairan strategis tersebut.
Sementara itu, ancaman ranjau laut masih menjadi risiko besar yang membayangi wilayah tersebut.
The Times of Israel menyebut proses pembersihan ranjau di Selat Hormuz diperkirakan membutuhkan waktu panjang.
Diperkirakan dapat berlangsung antara 40 hingga 50 hari sebelum jalur pelayaran benar-benar dinilai aman.
Arus perdagangan minyak dunia pun dinilai masih dalam situasi tak menentu.
Menurut penilaian sejumlah pejabat keamanan maritim, operasi penyisiran ranjau tidak dapat dilakukan secara cepat karena melibatkan teknologi kompleks.
Termasuk penggunaan kapal penyapu ranjau dan drone bawah laut canggih.
Proses ini harus memastikan jalur benar-benar steril sebelum kapal dapat beroperasi.
Kepala Keselamatan dan Keamanan asosiasi pelayaran internasional BIMCO, Jakob Larsen, mengatakan risiko pelayaran saat ini masih sangat tinggi.
Kekhawatiran ini tidak hanya menyangkut keselamatan awak kapal, tetapi juga nilai ekonomi yang sangat besar dari kapal tanker dan muatan minyak yang diangkut.
(Tribun-Video.com)
https://english.alarabiya.net/News/middle-east/2026/06/18/us-military-has-lifted-iran-blockade-upon-orders-from-trump-centcom
https://www.tribunnews.com/internasional/7843672/bahaya-ranjau-laut-masih-intai-selat-hormuz-nasib-kapal-kargo-masih-abu-meski-iran-as-buka-blokade
Program: Hot Topic
Editor Video: Agilio OktoViasta
#Viory
Видео 🔴CENTCOM Hentikan Blokade Laut Iran, Pengawasan Berlanjut di Tengah Ancaman Ranjau di Selat Hormuz канала Tribunnews
CENTCOM blokade laut Iran Iran Amerika Serikat AS Iran Selat Hormuz ancaman ranjau Selat Hormuz ranjau laut Iran Teluk Persia Teluk Oman jalur pelayaran internasional perdagangan minyak dunia geopolitik Timur Tengah konflik Timur Tengah militer AS Angkatan Laut AS Washington Teheran berita internasional diplomasi AS Iran minyak dunia Iran AS Damai Kesepakatan Damai Iran AS Viory Trump Donald Trump
Комментарии отсутствуют
Информация о видео
5 ч. 40 мин. назад
02:02:46
Другие видео канала




















