- Популярные видео
- Авто
- Видео-блоги
- ДТП, аварии
- Для маленьких
- Еда, напитки
- Животные
- Закон и право
- Знаменитости
- Игры
- Искусство
- Комедии
- Красота, мода
- Кулинария, рецепты
- Люди
- Мото
- Музыка
- Мультфильмы
- Наука, технологии
- Новости
- Образование
- Политика
- Праздники
- Приколы
- Природа
- Происшествия
- Путешествия
- Развлечения
- Ржач
- Семья
- Сериалы
- Спорт
- Стиль жизни
- ТВ передачи
- Танцы
- Технологии
- Товары
- Ужасы
- Фильмы
- Шоу-бизнес
- Юмор
Alasan DPRD Malang Didemo! Desak Hentikan MBG dan Koperasi Merah Putih, Ancam Aksi Lebih Besar!
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Editor Video: Erricson Bernedy S
Host: Septyana Eka
Reporter: Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Resah Brawijaya (Amarah Brawijaya), menggelar aksi unjuk rasa. Aksi unjuk rasa itu digelar di depan gedung DPRD Kota Malang, Senin (15/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mengusung isu besar bertajuk “Indonesia Gawat Darurat” sebagai bentuk kritik terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik nasional.
Mahasiswa tersebut berangkat dari Universitas Brawijaya menuju depan Gedung DPRD Kota Malang. Mereka jalan kaki menyusuri jalan protokol Kota Malang. Setibanya di lokasi, sejumlah orator beraksi di depan mobil pikap. Setelah itu, mereka membakar ban sembari berteriak meminta anggota DPRD Kota Malang untuk turun menemui ratusan mahasiswa.
Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya 2026, Muhammad Azhar Zidan, menyatakan bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki masa krisis sehingga membutuhkan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pemerintah. Dalam aksi itu, beberapa pendemo membawa lima tuntutan utama. Tuntutan pertama adalah peningkatan efisiensi dan transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Mahasiswa menilai kenaikan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) merupakan dampak dari pengelolaan anggaran negara yang dinilai belum efektif. Tuntutan kedua adalah penurunan harga bahan pokok dan BBM. Menurut mahasiswa, kenaikan harga berbagai komoditas telah membebani masyarakat.
Menurutnya masyarakat saat ini sedang menangis dan menjerit karena harga BBM dan bahan pokok naik. Pada tuntutan ketiga, massa aksi meminta penghentian sejumlah program nasional, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Mahasiswa menilai program tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Baca Selengkapnya:
Website https://jatim.tribunnews.com/
Twitter https://twitter.com/tribunjatim
Facebook https://www.facebook.com/tribunnewsjatim
Instagram https://www.instagram.com/tribun_jatim/
#tribunjatim #matalokalmenjangkauindonesia
Видео Alasan DPRD Malang Didemo! Desak Hentikan MBG dan Koperasi Merah Putih, Ancam Aksi Lebih Besar! канала TribunJatim Official
Editor Video: Erricson Bernedy S
Host: Septyana Eka
Reporter: Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Resah Brawijaya (Amarah Brawijaya), menggelar aksi unjuk rasa. Aksi unjuk rasa itu digelar di depan gedung DPRD Kota Malang, Senin (15/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mengusung isu besar bertajuk “Indonesia Gawat Darurat” sebagai bentuk kritik terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik nasional.
Mahasiswa tersebut berangkat dari Universitas Brawijaya menuju depan Gedung DPRD Kota Malang. Mereka jalan kaki menyusuri jalan protokol Kota Malang. Setibanya di lokasi, sejumlah orator beraksi di depan mobil pikap. Setelah itu, mereka membakar ban sembari berteriak meminta anggota DPRD Kota Malang untuk turun menemui ratusan mahasiswa.
Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya 2026, Muhammad Azhar Zidan, menyatakan bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki masa krisis sehingga membutuhkan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pemerintah. Dalam aksi itu, beberapa pendemo membawa lima tuntutan utama. Tuntutan pertama adalah peningkatan efisiensi dan transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Mahasiswa menilai kenaikan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) merupakan dampak dari pengelolaan anggaran negara yang dinilai belum efektif. Tuntutan kedua adalah penurunan harga bahan pokok dan BBM. Menurut mahasiswa, kenaikan harga berbagai komoditas telah membebani masyarakat.
Menurutnya masyarakat saat ini sedang menangis dan menjerit karena harga BBM dan bahan pokok naik. Pada tuntutan ketiga, massa aksi meminta penghentian sejumlah program nasional, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Mahasiswa menilai program tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Baca Selengkapnya:
Website https://jatim.tribunnews.com/
Twitter https://twitter.com/tribunjatim
Facebook https://www.facebook.com/tribunnewsjatim
Instagram https://www.instagram.com/tribun_jatim/
#tribunjatim #matalokalmenjangkauindonesia
Видео Alasan DPRD Malang Didemo! Desak Hentikan MBG dan Koperasi Merah Putih, Ancam Aksi Lebih Besar! канала TribunJatim Official
Комментарии отсутствуют
Информация о видео
15 июня 2026 г. 21:15:16
00:05:17
Другие видео канала





















