Загрузка...

Konflik Papua Tak Usai, Korban Perempuan dan Anak Diabaikan Negara

Situasi ketidakadilan, kekerasan, dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak di Papua masih menjadi isu kemanusiaan yang mendesak, ditandai dengan tingginya kasus kekerasan fisik, seksual, serta dampak konflik bersenjata.

Berbagai koalisi dan aktivis terus mendesak negara untuk memenuhi hak-hak dasar mereka, mengatasi impunitas, dan menghentikan eksploitasi yang merugikan kelompok rentan ini.

Menanggapi itu, Suara Perempuan Papua Bersatu mendesak negara penuhi hak atas ketidakadilan bagi perempuan dan anak dalam wilayah konflik bersenjata di Papua.

"Kondisi ini membuat perempuan Papua merasa terpinggirkan," kata Iche Murib kordinator Suara Perempuan Papua, di LBH Papua Kamkey, Abepura, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, perempuan dan anak merupakan korban yang paling rentan akibat konflik bersenjata yang terus berlangsung antara TNI-Polri dan TPN-PB.

Bukan tanpa alasan sekelompok perempuan ini menyampaikan hal tersebut, beberapa contoh kasus yang menjadi catatan pihaknya antara lain kasus yang terjadi di Distrik Aifat Timur, sesudah konflik berlangsung, layanan kesehatan hanya ada satu kali dalam sebulan.

“Kondisi ini sangat berdampak pada kehidupan ibu hamil, lansia serta anak-anak maupun pasien dalam keadaan darurat. Hal ini sangat berpengaruh bagi kasus kematian yang diakibatkan oleh struktur negara yang mengabaikan kelangsungan hidup para pengungsi,” ujarnya.

📖 BACA SELENGKAPNYA:
🔗 https://www.ceposonline.com
📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos:
📞 0812-4803-531

Follow kami di Sosial Media:
Instagram: @CeposTV & @Cenderawasihposreal
Facebook: @Cenderawasihpos
TikTok: @Cenderawasihposreal

.
.
.
#cepos #papua #beritapapua #cenderawasihpos #jayapura #ceposonline

Видео Konflik Papua Tak Usai, Korban Perempuan dan Anak Diabaikan Negara канала CENDERAWASIH POS TV
Яндекс.Метрика
Все заметки Новая заметка Страницу в заметки
Страницу в закладки Мои закладки
На информационно-развлекательном портале SALDA.WS применяются cookie-файлы. Нажимая кнопку Принять, вы подтверждаете свое согласие на их использование.
О CookiesНапомнить позжеПринять